Serba Serbi Reksadana yang Perlu Anda Ketahui

 

Apa Itu Reksadana

Apakah Anda sedang berusaha mencari tahu apa itu reksadana? Bagi seseorang yang sudah lama berkecimpung dalam dunia investasi, bisa jadi reksadana merupakan hal yang tidak asing bagi mereka. Namun, tentu, Anda yang masih awam dengan investasi dan baru beberapa waktu terjun ke dalamnya tentu masih meraba-raba dan menebak apa yang sebenarnya dimaksud dengan reksadana tersebut.

Tidak dimungkiri memang bahwa reksadana menjadi salah satu instrumen investasi yang cukup diminati saat ini. Tentu, adanya return yang cukup tinggi serta pengelolaan investasi yang cenderung simple menjadi alasan kenapa banyak investor yang memanfaatkannya.

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas tentang serba-serbi reksadana yang perlu Anda ketahui. Penasaran? Simak ulasannya!

Sekilas Tentang Reksadana

Apa yang sebenarnya dimaksud dengan reksadana tersebut?

Dalam pengertian singkat, reksadana merupakan wadah serta pola pengelolaan modal dan dana yang berasal dari investor yang ingin melakukan investasi yang tersedia di pasar modal. Investasi tersebut dilakukan dengan cara membeli unit penyertaan pada reksadana. 

Nantinya, dana investor yang disetor melalui transaksi tersebut akan dikelola oleh seorang manajer investasi atau MI. Manajer investasi itulah yang akan menggunakan dana untuk melakukan investasi pada portfolio investasi tertentu seperti pasar uang, saham, obligasi dan lainnya.

Tentu saja, investor akan mendapatkan keuntungan dari modal yang diputar oleh manajer investasi. Besaran return yang diterima tentu saja berbeda-beda sesuai dengan besaran modal yang diinvestasikan oleh investor tersebut.

Memahami Cara Kerja Reksadana

Untuk memahami lebih jauh tentang reksadana, tentu Anda perlu mempelajari bagaimana cara kerja dari unit investasi reksadana ini. Adapun gambaran cara kerja reksadana yang perlu diketahui dan dijadikan pertimbangan mengambil keputusan investasi diantaranya adalah:

1. Manajer investasi akan mengumpulkan dana dari para nasabah atau dari investor reksadana

2. Total dana yang didapatkan kemudian akan dijadikan modal investasi ke beberapa instrumen investasi yang sebelumnya sudah disepakati sebelumnya dengan para investor tersebut

3. Nasabah akan menerima informasi dari manajer investasi tentang dana yang dijadikan modal investasi tersebut secara berkala. Investor juga akan mendapatkan informasi lain seputar kinerja produk, komposisi aset, dan juga portfolio efek 

4. Manajer investasi akan memotong biaya operasional berupa expense ratio yang pembayarannya akan dibebankan kepada investor

Dari beberapa poin di atas, Anda bisa melihat dengan jelas bagaimana cara kerja dari reksadana. Seiring dengan cara kerja tersebut, reksadana merupakan salah satu instrumen investasi yang sangat cocok untuk pemula, bahkan mereka yang belum memahami banyak hal tentang investasi. Pasalnya, urusan investasi tersebut akan diurus secara profesional oleh manajer investasi. 

Karakteristik Reksadana

Selain cara kerja reksadana, hal lain yang perlu Anda ketahui perihal ide investasi ini adalah karakteristik dari reksadana. Tentu, pemahaman tentang karakteristik reksadana ini sangat penting diketahui agar Anda semakin kenal dengan instrumen investasi ini.

Beberapa karakteristik reksadana yang perlu diketahui diantaranya adalah:

Reksadana merupakan perusahaan sekuritas atau manajemen aset

Umumnya, reksadana dijual oleh agen baik sebagai perbankan atau sebagai perusahaan sekuritas 

Tidak ada asuransi atau biaya lain yang menanggung risiko investasi reksadana

Biaya pembelian reksadana adalah maksimal 2% dari nilai reksadana yang dibeli

Alokasi dana setoran di tahun pertama adalah maksimal 100%

Biaya penjualan yang dibebankan maksimal 2% dari nilai reksadana pada tahun pertama 

Investasi reksadana dijalankan dengan sistem satu harga 

Selain beberapa karakteristik tersebut, Anda perlu tahu bahwa tidak ada biaya administrasi yang dibebankan dalam investasi ini. 

Mengenal Beragam Jenis Reksadana

Anda yang ingin berinvestasi reksadana tentu perlu mengetahui jenis reksadana itu sendiri. Ada beberapa jenis reksadana dengan karakteristik berbeda yang bisa dijadikan pertimbangan untuk memilih.

Beberapa jenis reksadana yang dimaksud adalah:

1. Reksadana pendapatan tetap

Jenis reksadana yang pertama adalah reksadana pendapatan tepat. Jenis investasi ini merupakan produk investasi yang terbagi 80% berupa obligasi. Seperti namanya, imbal balik dari investasi yang dilakukan cenderung stabil.

2. Reksadana pasar uang

Reksadana pasar uang merupakan jenis reksadana yang dilakukan dengan cara berinvestasi dana yang dikumpulkan untuk membeli produk instrumen pasar. Adapun produk yang dibeli diantaranya adalah SBI, deposito berjangka, obligasi dengan jatuh tempo di bawah 1 tahun dan lainnya. 

3. Reksadana saham

Jenis reksadana lainnya adalah reksadana saham. Seperti namanya, ide investasi reksadana ini akan dilakukan dengan cara membeli saham yang tercatat di BEI atau Bursa Efek Indonesia.

Nah, dengan beberapa jenis reksadana tersebut, Anda bisa memilih mana ide investasi yang Anda lakukan. Selain reksadana, Anda bisa mempelajari tentang peer to peer lending di Indonesia sebagai ide investasi yang menarik. 


Posting Komentar

0 Komentar